Belajar dari Penjual Gado – Gado
Sahabat Arsip semua pasti sudah tahu donk makanan yang satu ini. Kita mudah menjumpai makanan yang satu ini di Bumi Pertiwi Indonesia. Beda penjual maka beda pula racikan bumbu yang digunakan. Sehingga ada berbagai macam variasi dan rasa.
Tono berkata, “Saya paling doyan gado-gado buatan mpok Noni yang berjualan di seberang jalan, bumbu kacangnya mantap, manisnya pas, asam dari rasa asam Jawa pas, pedasnya cukup. Sayurnya segar pula
.”
Tuti berkata, “Ah, itu sih terlalu manis untukku. Aku lebih suka yang lebih asin
. Pak Sukiman yang berjualan di depan toko kelontong dekat rumahku itu menambahkan sedikit terasi dalam bumbu kacangnya. Seinggar rasanya makin mantap.”
Tejo gak mau kalah dia pun ikut angkat bicara, “Kalau gado-gado, tidak ada yang bisa melawan buatan bik Sri. Bumbu kacangnya bukan semua kacang tanah, tapi dicampur dengan kacang mete. Wah, gurih benar,” Read the rest of this entry »





Diantara sekian banyak pekerjaan yang ada di dunia, berdagang adalah salah satu pekerjaan yang dianjurkan oleh Rosululloh. Berdagang adalah proses jual beli antar penjual dan pembeli. Namun masih banyak dari kita termasuk Bang Arsip sendiri